Tampilkan postingan dengan label tahu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahu. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Desember 2013

SEO adalah singkatan bagi satu terma teknologi maklumat iaitu Search Engine Optimization. SEO sering dibincangkan dalam seminar perniagaan internet kerana ia merupakan salah satu strategi pemasaran yang berkesan di internet.



Andaian yang boleh diberikan ialah bagaimana untuk membuat laman web organisasi Y berada dalam senarai carian yang pertama dalam laman web enjin carian seperti Google sekiranya seseorang menaip perkataan komputer di laman web enjin carian Google tersebut? Jadi, ini adalah sebahagian daripada strategi pemasaran di internet.

Terdapat teknik-teknik SEO yang boleh digunakan untuk manipulasi algoritma atau tata cara perjalanan proses bagi sesebuah laman web enjin carian bagi menempatkan kedudukan sesebuah laman web itu di senarai carian yang teratas.

Teknik-teknik SEO ini boleh dibahagikan kepada dua iaitu White Hat SEO dan Black Hat SEO. White Hat SEO adalah teknik-teknik SEO yang digunakan mengikut cara yang dibenarkan oleh sesebuah laman web enjin carian.

Black Hat SEO pula adalah teknik-teknik SEO yang tidak dibenar menggunakannya oleh pihak laman web enjin carian.

Penarafan senarai carian teratas dengan kata kunci tertentu juga boleh dibayar kepada pihak laman web enjin carian untuk mendapatkan tempat yang tertinggi dalam senarai carian tersebut.

Teknik-teknik White Hat SEO yang boleh digunakan adalah seperti penempatan penggunaan kata kunci dengan perkataan tertentu seperti komputer, motivasi dan lain-lain, analisis sambungan atau Link Building Analysis, penggunaan Link Exchanges, Onsite Analysis, penggunaan Meta Tags untuk menempatkan beberapa kata kunci bagi memberi maklumat sesebuah laman web dan lain-lain.

Beberapa teknik Black Hat SEO pula adalah seperti Keyword Stuffing, Page Stuffing, Selling and Farming Link dan lain-lain.

Terdapat juga program-program komputer yang boleh digunakan untuk menjalankan teknik-teknik tertentu dalam perlaksanaan SEO ini.

Program komputer yang digunakan bagi teknik Link Building Analysis adalah seperti Google Alerts, Majestic SEO, Open Site Explorer, OnlyWire, Seesmic Ping, Affiliorama SEO Toolbar dan lain-lain.

Program komputer yang digunakan untuk teknik penggunaan kata kunci pula adalah seperti Google Adwords Keyword Tool, Google Trends, Google Insights for Search, Google Correlate, Google Related Searches, BuzzFeed, Alexa, Soovle, Keyword Discovery, Kgen, Keyword Questions, SearchStats Plugin dan lain-lain.

Seterusnya program komputer yang digunakan untuk teknik Onsite Analysis adalah seperti Google Analytics, Woo Rank, HubSpot Marketing Grader, SEOTools for Excel, SiteTrail for Chrome, SEOQuake, SEOBook, SEO for Chrome dan lain-lain.

SEO adalah satu cara yang digunakan untuk penarafan senarai carian sesebuah laman web bagi carian tertentu dalam laman-laman web enjin carian dengan menggunakan teknik-teknik tertentu yang bersesuaian dengan tata cara sesebuah laman web enjin carian tersebut.

Dengan mendapat kedudukan senarai carian laman web yang tertinggi di sesebuah laman web enjin carian bagi kategori tertentu, ia akan meningkatkan capaian oleh pengunjung sasaran di internet.

Jadi, ini akan meningkatkan promosi dan pemasaran bagi sesebuah perkhidmatan atau produk di internet menerusi laman web organisasi.

Sebagai contoh, apabila pengguna menaip perkataan komputer di laman web Google, alamat laman web http://titianfana.blogspot.com akan berada dalam kelompok senaraian lima tertinggi.

Secara automatik atau kebiasaan, pengguna akan cuba masuk ke laman web tersebut.

-Utusan

Rabu, 27 November 2013

Kehidupan manusia selalu diselimuti oleh perasaan cinta. Tanpa cinta manusia tak akan bisa hidup. Oleh karena itu sudh selayaknya jika manusia hidup untuk mencintai dan dicintai. Dalam urusan cinta, pasti selalu berkaitan dengan hal-hal berpasangan atau menjalin hubungan.

Dalam menjalin hubungan saat ini, seseorang harus pintar dalam mengetahui mana cinta sejati dan mana yang hanya cinta asal-asalan. Bukan berarti seseorang pandai mengucapkan kata kata cinta ataupun kata mutiara cinta berarti dialah cinta sejatimu. Berikut ada beberapa cara untuk mengetahui mana cinta sejati dan mana yang bukan cinta sejati.




1. Cinta sejati tidak sama dengan nafsu
Cinta dan nafsu sering kali membingungkan kita. Sebenernya, kebanyakan tema film, lagu, novel bukanlah tentang cinta, melainkan nafsu. Bagaimana membedakanya?
cinta tahan uji, … nafsu mudah luntur …
cinta menghargai … nafsu memanfaatkan …
Daya tarik fisik sering kali menjadi satu sinyal awal dari tumbuhnya Cinta sejati, tapi itu belum jadi cinta sejati.

2. Cinta tidak sama dengan keromantisan
Perasaan romantis memang luar biasa dalam hubungan dekat antara pria dan wanita. Tuhan memang merancang agar kita mengalami perasaan seperti ini dalam hubungan istimewa dengan lawan jenis. Namun gairah dan kehangatan romansa tidak dapat disamakan dengan cinta. Keromantisan merupakan suatu perasaan; sedangkan cinta sejati masih memiliki makna yang jauh lebih dalam lagi.

3. Cinta sejati tidak sama dengan tergila-gila
Perasaan tergila-gila adalah daya tarik dan gairah yang kuat dalam diri seseorang terhadap lawan jenisnya. Kamu akan memikirkan dia siang dan malam. Pikiranmu tersita oleh orang itu sehingga kau tidak dapat berkonsentrasi pada hal yang lain. Kata lain dari persaan tergila-gila ialah puppy love atau cinta monyet. Jatuh cinta atau cinta pandangan pertama biasanya mereka berbicara ttg perasaan tergila-gila…

4. Cinta sejati tidak sama dengan seks
Cinta merupakan proses ; seks merupakan suatu tindakan. Cinta bisa dipelajari; seks merupakan naluri. Cinta membutuhkan perhatian terus menerus; seks tidak perlu seperti itu. Cinta membutuhkan waktu untuk berkembang dan menjadi dewasa; seks tidak perlu waktu untuk berkembang. Cinta membutuhkan interaksi emosional dan rohani; seks hanya membutuhkan interaksi fisik. Cinta membuat hubungan makin dalam; seks tanpa cinta membuat hubungan jadi renggang.

Pada dasarnya ada tiga perilaku dalam membina hubungan dengan orang lain, yang seringkali disebut “Cinta”.

“aku mencintaimu jika…”
Cinta bersyarat, ‘cinta jika’, ialah cinta yg mengajukan persyaratan. cinta semacam ini diberikan atau diterima jika persyaratan tertentu dipenuhi, contoh aku mencintaimu jika kau mau berhubungan seks denganku sekali saja… ‘cinta jika’ selalu mengikat. Selama syarat terpenuhi, hubungan itu baik-baik saja. Namun saat persyaratan itu tak terpenuhi, cinta itu pun pupus. Banyak pernikahan kandas karena dibangun berdasarkan ‘cinta jika’. ‘Cinta jika’ bukan cinta sejati. jika kau berhubungan dengan seseorang dan merasa harus melakukan sesuatu dulu untuk mendapatkan cinta, berarti hubungan yg kau miliki bukan didasarkan pada cinta sejati.

“aku mencintaimu karena…”
Seseorang mencintai orang lain karena sesuatu yang dimiliki atau dilakukan orang itu. Contoh, aku mencintaimu karena kamu cantik, baik, dsb. Kedengerannya cinta karena cukup bagus hampir semua orang suka dicintai krn pribadi mereka atau apa yg mereka lakukan. ‘Cinta karena’ bukanlah cinta sejati. Kamu mungkin merasa tertarik kepada seseorang karena kepribadiannya, kedudukannya, kecerdasannya, keterampilannya, dsb. Namun, jika dasar cintamu tidak lebih dalam dari apa yang sekadar terlihat yang dimiliki atau dilakukan seseorang, maka cinta itu tidak akan bertahan lama.

Cinta titik
Jenis cinta ketiga adalah cinta tanpa syarat. Jenis ini mengatakan aku mencintaimu meski kau akan mengalami banyak perubahan. Tak ada sesuatupun yang dapat kau buat untuk memadamkan cintaku. ‘Cinta titik’ bukan cinta buta. Cinta jenis ini dapat dan benar-benar mengenal secara mendalam orang yang dicintainya. Cinta ini menyadari kemungkinan terjadinya kegagalan, kekurangan dan kesalahan orang itu. Tak ada cara untuk mengusahakan cinta jenis ini, tapi sebaliknya kau juga tidak dapat kehilangan cinta yg seperti ini.

‘Cinta titik’ berbeda dari ‘cinta jika’ karena cinta ini tidak perlu memenuhi syarat tertentu sebelum diberikan. Juga berbeda dengan ‘cinta karena’ sebab tidak ditentukan oleh menarik tidaknya si dia atau nilai-nilai yang disukai oleh pihak lain.

Nafsu, keromantisan, perasaan tergila-gila, seks, ‘cinta jika’, dan ‘cinta karena’ sama-sama ingin mendapatkan sesuatu dari orang lain, sebaliknya cinta sejati suka memberi kepada orang lain
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!